Powered By Blogger

Rabu, 09 Maret 2016

GORESAN PENA TANPA MAKNA

Adakah yang lebih menyakitkan, dari rasa yang membuat hati merasa sedih namun tak tahu apa penyebabnya!
Adakah hal yang paling menyulitkan, dari menebak rasa masih tersisa atau nyaris tiada!
Dan adakah sesuatu yang sangat menyusahkan, dari secercah senyum yang habis-habisan dibuat hanya sekedar menyimpulkan bahwa diri masih tetap mencoba baik-baik saja!

Apa kau tahu???
Aku nyaris mati oleh rasa yang membuat ku sendiri bingung akan getarannya yang masih terasa nyata.
Namun dalam sekejap membabi buta seolah semua terasa begitu hambar, hampa dan kosong.
Ya...........semua termakan oleh waktu yang membuatku terbiasa menelan pahitnya kenyataan,
tentang mimpi yang pernah kita bangun bersama tak akan pernah menjadi nyata!
Tak ada namaku dalam rentetan masa depan yang ingin kau bangun,
Kau hanya berpura-pura memasukkan namaku dalam rencana manismu!
Lalu setelah kau yakin bukan AKU yang sesungguhnya kau impikan, kau robek kertas rencana masa depan yang sempat kita rangkai bersama!
Tepat dihadapanku kau bersumpah, tak pernah menginginkan aku menjadi satu-satunya permaisuri yang kau persiapkan menempati tahta hatimu!
Dan dengan sangat lantang kau berteriak, bahwa kini kau telah memutuskan untuk memilih pilihan terbaikmu dari seleksi palsu yang diam-diam kau terapkan.

Apa pernah kau berfikir???
Aku seperti akan mati berdiri mendengar lontaran kalimatmu, bahwa rasamu membiasa, perlahan habis karena TUHAN yang membuatnya tiada!
Jika memang TUHAN yang membuatnya tiada, lalu apakah kau tak ingin mencoba berjuang untuk kembali membuatnya terasa.

Dan lagi-lagi aku merasa menjadi pecundang, yang kerap kali tertipu oleh harapan semu yang hanya menjadi iming-iming semata.
Karena kau tak pernah berniat untuk mewujudkan semuanya!

Setelah beberapa saat aku pun tersadar, penaku menari terlalu lama. Menuliskan apa yang seharusnya tak pernah aku tulis, karena seberapa banyak pun tinta tergores, semua tak pernah memiliki makna yang berarti!


by: LUSI DWI WAHYUNI
0:59 WIB