Powered By Blogger

Sabtu, 08 Februari 2014

“AKU YANG SEKARANG”



Mau sampai kapan menunggu? Bukankah teramat jelas terlihat, dia tak sedikitpun merasai rasaku. Apa yang harus di nantikan dari seseorang yang justru teramat sering melupakanmu dan tak pernah memprioritaskanmu! Jangan bodoh! Jangan terus-terusan hanyut pada rasa yang tak pernah punya harga meski secuil. Dimana harga diriku letakkan, ketika mati-matian aku belajar beradaptasi dengan pengabaian? Mengapa masih terlihat begitu tolol! Dia tak pernah tahu rasanya terhempas begitu dalam, lalu apa yang membuatmu masih terus diam dalam pijakan yang rapuh tanpa sisa. Masih pantaskan berharap pada sesuatu yang bahkan tak pernah mengangapmu ada walau nyata! Lalu harus terabaikan seperti apa lagi untuk bisa menyadari, bahwa aku tak berharga, tak pernah penting dihadapan orang yang kau utamakan!
Tetapi mana mungkin dapat ku hapus rasa secepat kau berlari menjauhiku. Aku masih terlalu lemah untuk menghempaskan segala harapan itu, yang ku kira akan menjadi nyata. Tapi apakah iya, aku akan bahagia? Jika toh pada akhirnya aku kembali bersamanya? Bukankah dia tak pernah menghormatiku selama ini? Dia selalu meremehkanku! Lalu apa iya aku masih akan dapat merasakan indahnya dicintai bila dengannya????? Aku tahu itu MUSTAHIL!!!
Lalu jika aku telah mengetahui jawabannya, mengapa masih diam! Mengapa tak bergegas membenahi serpihan hati yang telah porak-poranda itu. Apa yang perlu ditunggu dan dinanti, dari orang yang sama sekali tak mengharapkaku untuk kembali!
Saat ini aku memang belum sepenuhnya mampu berlari, melenyapkan harapan bersamamu. Tapi aku akan mencoba bangkit, disetiap engkau berusaha membuatku jatuh dan tersungkur.
Biarkan airmata menjadi satu-satunya pelampiasanku mencurahkan luka. Kau tak perlu tahu betapa hatiku tercabik-cabik karenamu. Iklaslah! Ku mohon relakan kenyataan ini dalam hidupku, cepat atau lambat kamu juga pasti aakn memperoleh penggantiku. Aku tahu itu, akupun telah menyadarinya sejak awal. Tapi aku hanya berpura-pura bodoh dengan berusaha menyangkalnya. Namun pasti masa itu akan datang. Dan aku akan kembali merasakan kesakitan  karena ditinggalkan dan tersisih dengan yang lebih kau inginkan! SEMANGAT DAN TERSENYUM HANYA ITU YANG KU PUNYA DIBALIK MENYEMBUNYIKAN SEMUA RASA SAKIT DAN KECEWA!!
6 FEBRUARI 2014
09.15
^:_:^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar