Powered By Blogger

Senin, 17 Juni 2013

CORETAN HATI


Aku mencari sesuatu dalam belas yang tak pernah teraba batin terdalammu, seperti ingin berlari namun berdiri saja aku tak mampu. Mungkin hanya orang bodoh yang mau jatuh dalam lubang yang sama. Dan kenapa aku kembali merasakan hal ini???????????
Apakah aku memang sangat bodoh.......
Ataukah memang aku amat sangat bodoh.....
Teramat bodoh,, sangat bodoh,,atau bahkan terlalu bodoh!!!
Membuka hati yang pernah tercabik mungkin keputusan terkonyol yang aku pilih, mana mungkin aku begitu mengasihi seseorang yang nyatanya membenciku....
Lalu alasan apalagi yang akan membuatkan tetap berdiri kokoh pada harapan yang nyaris hanya akan berakhir semu!
Ada getaran pilu yang seketika menghantam keras hatiku, ketika kamu mengatakan “aku benci kamu” .......................................................................
Betapa konyolnya serpihan hati yang ku tata hampir genap 2 tahun, namun aku habiskan bersama orang yang membenciku..........
Lalu aku harus berdiri segagah apa didepanmu, ketika hatiku terasa remuk perlahan dengan lontaran kalimatmu..............................................................
Lalu aku harus tersenyum semanis apa didepanmu, ketika tajam kalimatmu mengikis perlahan tatanan rasaku..................................................................
Kini apalagi yang ku tunggu, untuk di depak  dengan rendahnya dihadapanmu.

^_^ mav jika hadirku hanya meresahkan kehidupanmu,,,ketahuilah,,,,kamu satu-satunya warna dalam hidupkuuuuu....
Meski terkadang aku harus bersimbah airmata, ketahuilah sesungguhnya kamulah yang mampu membuatku tertawa....................................................
Aku tak berharap kamu memeluk dan merangkul tubuhku...............
Aku tak berharap kamu mempersilahkan bahumu sebagai sandaranku........
Aku tak  berharap kamu mengusap butiran bening yang mengalir dipipiku....
Jika kini BENCI telah mengisi sebagian besar dari rasamu yang ada untukku, maka biarkan aku tetap disini dengan rasa yang tak jua enggan pudar,
Biarkan aku menikmati rasa yang pertama kali membuatku jatuh hati padamu hingga hari ini....................................................................................................
Biarkan rasaku tetap hidup meski rasamu telah mati.....................................
Aku yang mencoba tak pernah luka...........................................
Dengan ucapanmu.......................................
Dengan sikapmu..........................................

17  Juni 2013

Lusi dwi wahyuni

Tidak ada komentar:

Posting Komentar